Tampilkan postingan dengan label kisah cerita cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kisah cerita cinta. Tampilkan semua postingan
Senin, 01 Februari 2010
Cerita cinta LASTI TSANIAH
Sebuah senyuman
aku bukan seorang penari bugil atau pelacur
UNTUKMU SELAMANYA
UNTUKMU SELAMANYA
Menurut Imam Gozali Cinta merupakan ibarat condongnya hati terhadap sesuatu yang amat terasa keindahannya. Kalau condongnya hati terlalu kuat dan menggebu-gebu artinya sudah sampai tingkat rindu. Rasa itu mampu membuat seseorang menjadi budak bagi yang di cintainya. Itulah pengertian cinta dalam bukunya yang berjudul Mukassaf Qolbi (Rahasia Ketajaman Hati) yang di terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Fatihhudin Abu Yasiin.
Menurut Imam Gozali Cinta merupakan ibarat condongnya hati terhadap sesuatu yang amat terasa keindahannya. Kalau condongnya hati terlalu kuat dan menggebu-gebu artinya sudah sampai tingkat rindu. Rasa itu mampu membuat seseorang menjadi budak bagi yang di cintainya. Itulah pengertian cinta dalam bukunya yang berjudul Mukassaf Qolbi (Rahasia Ketajaman Hati) yang di terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Fatihhudin Abu Yasiin.
Cerita cinta | Cerpen Sebuah bunga kenangan
Sabtu, 16 Januari 2010
Arsip untuk Kategori 'Cerita Remaja'
“Saya suka kamu!”
Hening. Satu, dua, tiga, hingga berapa detik pun berlalu dengan hitungan yang hampir bersamaan di masing-masing hati Opik dan Indah. Tolehan kepala yang bersamaan membuat kedua wajah mereka bersemu merah. Lalu, masing-masing kepala itu kembali terpekur menatap sepatu masing-masing.
Sepatuku masih sama, pikir Opik. Dan ia pun lalu menatap langit yang ternyata sudah berubah sejak terakhir ia memandangnya. Sebelumnya penuh berawan putih. Namun, kini telah berubah menjadi hitam pekat menggantung. Cuaca Batam memang selalu tak menentu, batin Opik.
Hening. Satu, dua, tiga, hingga berapa detik pun berlalu dengan hitungan yang hampir bersamaan di masing-masing hati Opik dan Indah. Tolehan kepala yang bersamaan membuat kedua wajah mereka bersemu merah. Lalu, masing-masing kepala itu kembali terpekur menatap sepatu masing-masing.
Sepatuku masih sama, pikir Opik. Dan ia pun lalu menatap langit yang ternyata sudah berubah sejak terakhir ia memandangnya. Sebelumnya penuh berawan putih. Namun, kini telah berubah menjadi hitam pekat menggantung. Cuaca Batam memang selalu tak menentu, batin Opik.
Langganan:
Postingan (Atom)
